Demi Jalan Warga Satgas dan Warga Rela Lembur hingga Malam

Aug 10, 2026 - 08:47
 0  1
Demi Jalan Warga Satgas dan Warga Rela Lembur hingga Malam

Banjarnegara - Ketika sebagian warga mulai beristirahat, suara aktivitas pembangunan masih terdengar dari Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Senin (10/08/2026).

 

Di bawah penerangan seadanya, anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara bersama warga tetap bekerja. Mereka memilih lembur demi mengejar penyelesaian pengecoran rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter.

 

Ada yang mengisi molen, mengangkut adukan, mendorong angkong, hingga meratakan beton yang baru dituangkan. Meski tubuh mulai lelah setelah bekerja sejak pagi, semangat mereka belum surut.

 

Bagi para pekerja, lembur bukan sekadar mengejar target. Setiap bagian jalan yang selesai merupakan harapan baru bagi masyarakat Gumelem Kulon yang selama ini menantikan akses jalan yang lebih baik.

 

Pasiter Kodim 0704/Banjarnegara, Kapten Inf Koko Suwarko, mengatakan semangat anggota Satgas dan warga menjadi modal penting dalam menyelesaikan sasaran fisik TMMD.

 

"Kalau memang kondisi pekerjaan membutuhkan tambahan waktu, kita bersama warga tetap berusaha menyelesaikannya. Yang terpenting pekerjaan tetap memperhatikan kualitas dan keselamatan," ujar Kapten Inf Koko Suwarko.

 

Semangat gotong royong begitu terasa. Warga tidak hanya datang melihat pembangunan, tetapi ikut turun tangan membantu pekerjaan. Ada yang mengangkat material, menyiapkan papan bekisting, membawa semen, hingga membantu mengatur adukan beton.

 

Kebersamaan tersebut membuat pekerjaan yang berat terasa lebih ringan. Saling menggantikan ketika tenaga mulai lelah menjadi pemandangan biasa di lokasi TMMD.

 

Rabat beton sepanjang 737 meter tersebut nantinya menjadi akses penting bagi masyarakat Dusun Kunir dan sekitarnya. Jalan itu diharapkan memperlancar mobilitas warga, termasuk menuju sekolah, lahan pertanian, serta berbagai aktivitas ekonomi dan sosial.

 

Bagi warga, kerja hingga lembur menjadi bukti kesungguhan semua pihak. Mereka ingin pembangunan yang telah dimulai dapat segera dirasakan manfaatnya.

 

Malam semakin larut, tetapi pekerjaan belum berhenti. Cahaya lampu menerangi hamparan beton yang perlahan memanjang. Suara molen dan langkah kaki masih terdengar di tengah suasana desa.

 

Di situlah semangat TMMD terasa nyata: TNI dan rakyat tidak menghitung siapa yang paling banyak bekerja. Mereka hanya memiliki satu tujuan, menyelesaikan pembangunan yang akan digunakan bersama.

 

Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa," pembangunan rabat beton di Gumelem Kulon menjadi gambaran bahwa membangun desa membutuhkan kebersamaan.

 

Siang bekerja, malam pun lembur. Bukan karena sekadar mengejar angka progres, tetapi karena di setiap meter jalan yang selesai, ada harapan masyarakat yang ikut terwujud.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow